Seorang tukang bangunan yang telah tua renta dan sudah tidak mampu lagi bekerja sebab alasan fisik, Dia sebenarnya bermaksud untuk pensiun dari pekerjaannya di perusahaan konstruksi bangunan. Dia menyampaikan keinginan kepada founder perusahaan dimana dia bekerja. Sudah barang tentu, Dia akan kehilangan penghasilan bulanan untuk menafkahi keluarganya. Tetapi keputusannya telah bulat. Dia merasa sangat lelah. Dan justru dua ingin beristirahat serta menikmati sisa hari tuanya dengan damai bersama istri dan anaknya.
Atasannya pun merasa sedih dan kehilangan seseorang pekerja terbaiknya. Beliau memohon kepada tukang bangunan tersebut untuk segera membuatkan rumah untuk beliau pribadi. Sebab, beliau tahu bahwa dialah satu-satunya tukang bangunan yang handal.

.jpg)
.jpg)
.jpg)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact